Haaah. Sekian kali nya dia menyakitiku. Padahal dia lebih dewasa, dan seharusnya dia bisa lebih bersikap bijaksana, tapi ternyata aku salah. Seringkali dia lebih menuruti ego nya dibandingkan dengan menahannya karena takut membuat ku sakit dan menangis. Itu hanya tinggal harapan.
Misalnya saja : hari ini ada kejadian yang membuat dia marah luar biasa. Hanya karena masalah sepele yang seharusnya tidak mendapatkan respon yg berlebihan dari nya. Kadang aku berpikir apa dia benar cinta padaku? Jika dia bersikap demikian rasanya aku seperti sampah.
entahlah tapi ini yang sedang kurasa. sungguh aku salah telah memilihnya. sungguh aku salah banyak berharap darinya.
No comments:
Post a Comment